Membuat Alas Setrika Sendiri

HAAAAAAAAAAAIIII!!!!

pake huruf besar itu artinya: teriak kencang! seriusan! ceritanya kan lagi teriak sambil nyapa gitu, ‘hai!’ ke Dearest D yang kece yang lagi ada di depan laptop/komputer/tab/hp atau apapun itulah ya…, yang lagi baca postingan ini.

okelah, karena sekarang sudah jadi 1/2 full time mother… apa sih ya… harusnya half time mother ya…, harusnya aku punya alat perang yang buanyak… mulai dari kuali, panci, sodet, cobek, sapu, pel dan kawan-kawan seperjuangannya lah ya…, maka dari itu, aku mau kasih tahu nih satu hal yang cukup penting buat aku yang juga jadi half Working Mom, yaitu setrika!

sebagai half working mom, yang baju kerjanya setidaknya harus rapi, maka setrika ini adalah salah satu item yang kudu dimiliki. jujur, ya… aku curhat nih sama kalian, tapi bisik-bisik gitu: “aku belum punya setrika…” sambil sedikit terharu bombai gitu deh. beneran lho!

alhasil saat butuh itu setrika, akupun meminjamnya ke tanteku dan Alhamdulillah dikasih pinjam sama tante yang baik hati itu.

eits, masalah belum selesai sampai situ, Dearest. masalah selanjutnya adalah: aku nggak punya meja setrika!

perlu diketahui, meja setrika itu tidak menjadi item wajib seperti halnya setrikanya, karena memang dari awal aku sudah merancang agar tidak membutuhkan meja setrika di rumah, sebagai gantinya, aku punya meja besar yang multifungsi gitu. pokoknya fungsinya multi deh. bisa untuk dijadikan meja makan, meja jahit, meja belajar dan akhirnya difungsikan juga jadi meja setrika. lantas, yang membingungkan adalah alasnya, Dearest…

putar otak lah ya…, mikir kanan-kiri dikit dan sadar kalau “harta karun”ku lumayan banyak, salah satunya:

busa lapis

busa lapis

ini busa lapis ya… akhirnya aku pakai ini buat alas setrika. problem solved? not yet!
masalah berikutnya muncul karena ternyata jika si busa lapis ini kena panas, lapisan lem (atau apapunlah itu namanya) di bawahnya sedikit mencair dan akhirnya membuat sedikit menempel di meja multifungsiku. wuuuuaaaaaa… nangis boongan lagi!

terus?
ya udahlah ya…,, setrikaannya dikelarin aja dulu. habis itu… ya cari ide lagi lah ya!
pas udah kelar sama itu pakaian yang mesti disetrika, kali ini misinya adalah membuat alas setrika. gimana caranya:

ambil dua lembar kain dengan ukuran yang ‘hampir’ sama, lebih tepatnya: yang satu lebih panjang sedangkan lebarnya sama. ukurannya disesuaikan dengan busa lapis yang tadi sudah digunakan untuk alas setrikanya.

FYI, alias For Your Information, aku pakai busa lapis dengan spesifikasi tebal 1 cm, kayak gini:

busa lapis 1 cm

busa lapis 1 cm

sedangkan kainnya aku pakai yang lagi nge-hits nih akhir-akhir ini:

kekinian: bunga-bunga

kekinian: bunga-bunga

nah ini simple aja bikinnya, seperti bikin sarung bantal, sementara untuk finishingnya aku hanya mengandalkan mesin obras tercintaaaaaah! tsah! *sambil kibas rambut. walaupun ada kendalan jarum mesin patah…. dan mesti diganti keesokan paginya.

finishing: obras

finishing: obras

pas cover-nya sudah jadi, maka giliran si busa lapisnya yang dijejalkan ke dalam covernya:

dijejalkan...!

dijejalkan…!

kalau sudah…. sedikit dirapikan kiri dan kanan… dan hap! hap!

trararara….

alas setrika-ku sudah jadi...

alas setrika-ku sudah jadi…

biar sedikit kekinian…, ambil fotonya dari angle yang… agak-agak gimana gitu:

foto kekinian

foto kekinian

biar bisa langsung upload di IG juga si ya…
oke… sekalian promosi ya… alas setrika kaca gini aku jual juga, untuk info lebih lanjut bisa via FB, gmail, whatsapp… oke? sippo…?

oke, fix! bye….
Tangerang Selatan, 30 agustus 2015b07:30 WIB

-diantian-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s