Hadiah Ulang Tahun 2014

Laki-laki dan perempuan itu berjalan beriringan, sambil sesekali bergandengan tangan–mesra. Walaupun langit menggantung mulai kelabu, tanda hujan akan datang, namun mereka tetap berjalan santai, menikmai semilir angin yang sangat menyejukkan yang membuat genggaman tangan mereka makin erat.

“Kita kesana, ya…” kata sang wanita sambil menunjuk suatu tempat. tampak dari kejauhan susunan bebatuan bekas galian batu di sana, sedikit terjal. “Aku ingin naik,” katanya lagi, sambil diiyakan oleh sang laki-laki. lantas mereka mulai mendaki. 10 meter tingginya. dan ketika tiba di tengah, tiba-tiba batu-batu kecil mulai bergeser.

“UPS!” kaki sang wanita pun tergelincir sesaat sebelum sang laki-laki berhasil meraih punggungnya. mereka bertahan di atas bebatuan yang rawan longsor itu.

“Naik duluan,” kata sang laki-laki sambil menjaga dari belakang agar wanitanya tidak terjatuh. sang wanitapun bergegas. mereka memilih batuan yang terlihat kokoh agar tidak tergelincir lagi hingga tiba di atas.

“Kita kesana, ya,” kata sang wanita lagi ketika mereka akhirnya tiba di jalan bebatuan yang dilewati truk-truk pengangkut bebatuan dari area galian. sementara itu akhirnya awanpun mencurahkan isinya. hujan gerimis pun datang.

“Ayo, cepat,” kata sang laki-laki. “Kita lewat sini,” katanya lagi sambil mengambil jalan setapak menuju jalan sebelumnya tanpa mendaki.

mereka-pun sengah berlari dengan langkah penuh hati-hati karena licin. hingga tiba sang laki-laki berhenti di dekat pohon pisang sambil berujar, “minta daunnya, ya…” entah pada siapa seraya memetik sehelai daun pisang yang cukup besar. kemudian mendekati sang wanita, meneduhinya denga daun pisang itu. kemudian berjalan beriringan.

“Kalau di Jakarta, kita tidak akan seperti ini, ya…” kata sang wanita sambil mengecup laki-laki di belakangnya.

———————————————————————————————————————-

bagiku, penggalan cerita di atas adalah penggalan cerita romantis yang menjadi hadiah ulang tahun terindah di penghujung tahun 2014 lalu. dan aku tidak yakin, entah itu akan terulang atau tidak. walaupun kejadiannya tidak persis di tanggal ulang tahunku, tapi…. sungguh… hal itu membuat hatiku berbunga-bunga. makasih, ya, My Dearest Hubby…

ya, DESEMBER INDAH

bulan lalu, Kanda mengajak berlibur–baca: pulang kampung–dengan tiba-tiba, tanpa rencana. dan akupun mengiyakannya dan akhirnya kami berlibur (salah satu kebiasaanku adalah anti mainstream alias suka yang orang lain tidak suka. aku senang ketika berlibur saat orang lain sibuk bekerja atau bekerja justru di saat orang lain libur, kenapa? karena anti macet!!!) kami berangkat hari Senin sebelum Natal tiba dan kembali ke Jakarta ketika hari Natal, kami terhindar dari macet.

sungguh, liburan kali ini adalah liburan ter-spesial untukku. kami benar-benar quality time. berjalan-jalan dengan menggunakan motor melihat area-area cantik di sana, menyusuri jalan cantik dengan pemandangan pesawahan dengan menggunakan mobil. membeli lontek yang rasanya…. seger enak banget. wah…. pokoknya keren!

dan juga melihat proses pembuatan teng-teng (sayangnya kami tidak membeli teng-teng itu😦 )

selain itu, Kakak Ipar juga membelikan baju untuk Kaka (belum sempat foto, maklum musim hujan, mataharinya suka malu-malu) serta memberikanku sebuah dompet dan bahan sepanjang 5 meter. bagiku ini juga hadiah ulang tahun rahasia, karena mungkin Kakak Ipar tidak tahu kalau aku berulang tahun.

Hadiah

Hadiah

mari kita buka isinya:

begini tampilan isinya

begini tampilan isinya

dan marilah kita lihat isinya lagi (tampilang dalam di dompet)

banyak sisipan untuk kartunya  dan ada untuk logamnya juga

banyak sisipan untuk kartunya dan ada untuk logamnya juga

maaf, ya. bagian berikutnya nggak dikasih lihat karena ada foto aku di balik itu😀.

oh iya, aku juga mau cerita ketika ikutan bazaar itu, aku “menemukan” satu tas kece dengan harga muraaaaaahhhh–mungkin menurut kalian murahan, norak, dan pasaran, tapi… aku suka, jadi… otomatis langsung merayu Kanda, dan… di -approve, Dearest…

nih, tasnya, coba aja di-searching, murah kok, beneran deh!

Tas murah... meriah!

Tas murah… meriah!

ini motif detailnya–PARIS: EIFFEL (bener nggak tulisannya?)

motif girly and sexy place (berdo'a banyak-banyak suatu saat nanti pasti bisa sampe sana!)

motif girly and sexy place (berdo’a banyak-banyak suatu saat nanti pasti bisa sampe sana!)

maka, tas baru sudah, dompet hadiah sudah.. yuk di-bundling untuk jalan-jalan naik kereta ke Thamrin

warnanya nggak senada, tapi.... aku suka keduanya!

warnanya nggak senada, tapi…. aku suka keduanya!

sekali lagih…. lagiiiihhhhh dan…. lagiiiiiihhhhhh!

terimikisih buat para Dearest D…. (narsisdotcom) sudah setia mampir-mampir dan melongok kesini… serta meluangkan waktu untuk membaca tulisan-tulisanku. maaf juga ya karena posting-nya sudah semakin jarang (harap maklum).

-diantian-

Tangerang Selatan, 14 Januari 2015 16:38 WIB

One thought on “Hadiah Ulang Tahun 2014

  1. Pingback: Gamis set – Navy – batik keris (gamis syar’i tanpa potongan pinggang) | it's about my new life...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s