Antara Sepatu dan Sepatu Mesin Jahit

Marilah kemari hei… hei… hei…, Dearest D!

akulah disini hei,,,

hei… hei… hei…, Dearest D…

pasti tau dong sepenggal lagu di atas… lagunya titiek puspa kayaknya…. ahahahaha… iseng binggo, Dearest D….

pertama, aku mau kasih tahu kamu, heiiii para Dearest D kalau aku punya bonus Kuota 2 GB yang harus kudu mesti wajib dihabiskan dalam rentang waktu 7 hari…. hanya 7 hari! CATET!!!

bayangkan diriku yang biasa hanya menghabiskan kuota 250 MB saja dalam sebulan kini diwajibkan menjadi 2 GB dalam seminggu? mabok nggak tuh!?

maka….., bergembiralah, Dearest D…. aku akan posting apapun dalam waktu 7 hari ini… (dengan catatan: mood sedang oke, tidak malas, tidak sibuk, tidak sedang pacaran, atau tidak sedang bikin kue😛 gini… gini aku jago bikin kue lho… minimal hasil dari mbah google yang dipraktekin masuk dapur…)

kenapa kok harus 2 GB habis dalam 7 hari?
soalnya kalo kagak dihabisin, ya hangus….
sayang-sayang,😀 ….

ini semua gara-gara satu hal, yaitu si BOLT merubah skema kuota… bikin nangis!!!!

tapi…. karena BOLT ini lebih murah dari yang lain…, maka aku tetap setia dengan si BOLT ini… kayak gini nih skema yang berlaku untuk saat ini:

skema biaya internet BOLT

skema biaya internet BOLT

karena BOLT-nya sudah mulai tricky mengikuti jejak para provider lain, maka marilah kita tricky juga…. hahahaha…, aku membeli BOLT ini dua kali, yaitu yang 25K aja, jadi setiap beli 25K kan dapet bonus 2 GB untuk 7 hari ya dimaksimalkan, kalau sudah tidak berlaku lagi alias hangus ya pakai kuota utama, nah, setelah itu habis baru deh beli 25K lagi. tadinya pengin beli yang 45K, tapi nggak nahan… 4 GB dalam seminggu!!!

tak sanggup aku… tak sanggup… –sambiljogetdangdutMeggyZ–

begitulah ceritanya kenapa harus dikejar selama 7 hari… ayo kita upload-upload… posting-posting… blogging-blogging (kalau ada yang bisa di-posting tentunya)

sekarang ini, pagi yang agak mendung ini, aku mau posting hal yang sudah agak lama sebenarnya, foto koleksi bulan april ini… belum sempat diupload karena ada yang menghalangi, yaitu…. jreng jreng jreng… KEMALASAN!!!

jadi, waktu itu, di bulan april itu… dan ini bukan tetang April MOP… sungguh aku tak merayakan april mop! beberapa waktu sebelumnya, sepatu semi obras bundling dari MJ si Janome SUV1122 kesayangku rusak. beradu sama jarum, jadi… tak bisa dipakai…, maka akupun mengeluarkan seluruh jurus maut rayuan kepada Kanda agar dibelika mesin obras, yang 3 benang aja deh, gpp… yang penting jadi gampang kalau mau OBRAS… tapi… sayang seribu sayang, jurus rayuan mautku kali itu tidak mempan. tidak berhasil. nol persen!!!

Kanda hanya menyarankanku untuk membeli sepatu semi obras saja di toko AMJ tempat kami membeli SUV1 dulu…

dan akhirnya setelah ada sedikit waktu, pulang kantor (Waktu itu masih kerja ya…), aku kesana. ini ada sedikit foto koleksi dari kantor:

pemandangan dari lantai 20 gedung kantor

pemandangan dari lantai 20 gedung kantor

ada yang tahu aku kerja di kantor apa? yang tahu daerah jakarta pusat, pasti tahu nih aku ada di gedung apa… hahahaha… pengin binggo ngasih tahu aku kerjanya dimana…

dari kantor itu, aku turun di stasiun CIKINI, bayarnya kalau ngak salah masih 2000 rupiah, karena kopaja kan pakai sistem — jauh dekat sama saja (bayarnya) —

stasiun cikini, coba cari di lantai stasiun cikini ada tulisan diantian.wordpress.com nggak? pasti nggak ada!

stasiun cikini, coba cari di lantai stasiun cikini ada tulisan diantian.wordpress.com nggak? pasti nggak ada!

pas sampe di stasiun cikini ini, sempat narsis dulu deh… ya foto-foto lah… biar ada dokumentasinya kalu aku beneran kesini…. hahaha, termasuk selfie-nya si sepatu ini (daripada bengong GJ, kan mending manfaatin kamera buat mengasah kemampuan fotograpi…)

sepatusepatu ini sudah menemaniku sekian lama lho… kayaknya belinya pas jama masih kuliah 2009-an, tapi dipakainya memang nggak setiap hari dan bawahnya sudah disol sebelum dipakai.

nah, turunnya di stasiun Jayakarta… jangan lupa, ya… JAYAKARTA dan jangan sampai ketiduran juga, soalnya cuma sebentar.
stasiun jayakartaToko AMJ itu.. Aneka Mesin Jahit itu…, nggak jauh dari stasiun Jayakarta. kira-kira paling jauh 20 meter lah (maaf nggak presisi karena nggak diukur pake meteran :P)

dan…. sampailah aku disana… di supermarket mesin jahit itu
amj - supermarket mesin jahitkesini cuma buat beli sepatu semi obras? kerajinan banget nggak seeeee?mesinjahitamjcuma bisa mupeng lihat yang beginian, karena aku juga nggak butuh-buth amat yang banyak fiturnya kayak gini yang penting bisa jahit lurus, semi obras dan bikin lubang kancing.

nah ini yang aku butuhkan: sepatu semi obras.

karena si Koh Toni-nya membuka tempat koleksi dia punya sepatu…, maka mupenglah dengan banyak macam sepatu di tempat itu.., sayang tidak terfoto…, dan akhirnya atas sarannya, aku hanya membeli dua jenis sepatu ini saya, yaitu: sepatu resleting jepang dan sepatu semiobras.

sepatumesinjahitsekalian…. nggak lupa dong sama bobbinnya… aku suka yang plastik daripada yang besi, soalnya lebih cling bling begitu dan dari harga ya… dua kali lipat lha… tapi tetep aja koleksinya lebih banyak yang besi soalnya belinya lebih deket.

bobbinplastikcuma beli kayak gituan aja habis sampai hampir 100 ribu lho… (hobby menjahit memang menguras tenaga, pikiran dan dompet… tapi bikin happy-nya itu juga… wau… deh!)

yang mau ke koh Toni a.k.a toko AMJ ini…. mau nitip sepatu sebelah dong…. hahahahaha

pulangnya aku naik kereta ke Manggarai, lanjut ke Tanah Abang, setelah itu naik yang ke arah Serpong.

oh iya, satu hal lagi…. aku mau umumin makanan favorit kalo dapet tugas malam nih:

makanan kesukaan di kantor

makanan kesukaan di kantor

ini pecel ayam deket Jakarta Post di daerah Thamrin. sambelnya yang enak, makannya pake nasi uduk, kalau belinya agak malam nasi uduknya habis… sampai sekarang ada dua pecel ayam favoritku yang ini dan ada satu lagi tempat rahasia… makannya sama Kanda soalnya…. hahahaha

udah lama nggak makan pecel ayam ini: kangeeeeen… pengin deh ngajak Kanda ketempat ini untuk cobain pecel ayam ini

dan lagi…. dulu waktu aku baru mau belajar jahit lagi, sering googling-googling-googling kan sering nemu kata sepatu, sampe bingung lho.. kok belajar jahit ada istilah sepatu ya…. apa kalau kita mau jahit pakai mesin jahit yang gede gitu kita harus pakai sepatu (kaki) khusus? pertanyaan pemula nih… ayo…, ngaku siapa yang punya pertanyaan kayak gini juga?

nah, ibu mertuaku itu mantan penjahit, jadi pas nanya ke suami, suami tahu jawabannya: “karena bentuknya seperti sepatu, jadi disebut sepatu juga.”

oh…. begitu… tapi kalau jawaban suamiku salah… ya… nggak apa-apa, toh dia bukan penjahit. karena dia adalah engineer. jadi pola pikirnya itu harus: se-efisien dan efektik mungkin!

oke, sudah sampai disini dulu postingnya, aku mau maksi, Dearest D…

Tangerang Selatan, 7 November 2014 10:50 WIB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s