Kaka…

lagi!

lagi-lagi aku seneng banget liet-liet koleksi foto pribadi di kompie, rasanya tuh jadi kayak artis aja, hehehe. pun demikian dengan pose-pose lucu anakku. dan mentang-mentang dikit lagi ultahnya si kaka yang ketiga, aku lagi seneng banget flashback masa lalu kami. masa sulit yang keluarga kecilku lalui. gimana bawa-bawa bayi ke kantor dengan naik kereta + kopaja, atau kalau lagi bisa sedikit foya, ya bisa milih naik ojek atau bajaj, kalo badan lagi kurang fit (aku atau kaka), bisa minta tambahan biaya akomodasi sama Kanda untuk naik taksi. awal naik taksi juga malah dianter sama Kanda, ditemenin naik taksinya, dan Kanda pulang lagi karena harus kerja juga, jadi ongkos taksinya ya dobel pulang-pergi.

ngomong-ngomong soal Kaka, waktu usianya belum enam bulan, aku ngefans banget sama cara gendong ala cici Panda (pembawa acara ceriwis itu lho), dia gendongnya pake kain panjangngngngngngng…. dililit-lilit di tubuhnya dan bikin si baby nyaman, otomatis dong aku juga kepingin, tapi pas ke tanah abang, ternyata harga KW-nya (atau asli, ya) pun mehong (baca: mahal), Bo… kalo nggak salah di tahun 2011 lalu si KW harganya di atas 300 rb (kalo nggak salah inget, ya,,, atau 500 rb gitu)

nah, berhubung kecewa berat sama si kain panjang itu, akhirnya diriku pun menghibur hati dengan ceki-ceki yutub cara penggunaan kain panjang itu. dan secara alumni teknik gitu… maka dengan sedikit akal, maka jadilah si keterbatasan dana tersebut menjadi sebuah kekreatifitasan tanpa batas!😀

berhubung dibeliin kain batik panjang sama ibuku, dan ibu juga punya stok, jadilah ide cemerlang itu datang… TRARARARA…..

dua kain batik panjang aku ikat dengan kuat (awalnya mau dibawa ke penjahit dan minta dijahit untuk disatukan agar panjangnya jadi dua kali lipat, tapi kata ibuku nggak boleh, nggak tau alasannya apa, ya sud-lah…., mangkanya diikat sajjja), lalu aku mengikuti intstruski si yutub itu dan akhirnya sampe anakka usia setahun lebih aku menggunakan kain batik panjang itu. demikian ayahnya.

beginilah penampakan dua kain batik panjang yang ikat, kemudian dililit antara aku dan kaka:

beginilah kreatifitas karena keterbatasan dana

beginilah kreatifitas karena keterbatasan dana

kalo pose yang di bawah ini sih karena bundanya gagal jadi model. hehehe

safety dan nyaman

safety dan nyaman

kain batik panjangnya boleh yang mana aja yang bunda-bunda punya, tinggal dibuat simpul yang kuat di antara kedua kain batik itu, atau ya dijahit saja, biar lebih safety. nyaman buat bunda, sekaligus buat baby-nya lho. bahkan saking nyamannya, nggak usah dipegang juga bisa, seperti tampak pada gambar di bawah ini:

bisa lepas dua tangan, jadi bisa bawa barang bawaan banyak

bisa lepas dua tangan, jadi bisa bawa barang bawaan banyak

bahkan, saking nyamannya lagi cara gendong kayaknya gini, suamiku bisa lari pagi sambil gendong Kaka lho. nih, fotonya:

ini suamiku gendong kaka sambil jogging lho. dan aman. :)

ini suamiku gendong kaka sambil jogging lho. dan aman.🙂

mudah-mudahan postingan kali ini berguna buat bunda yang udah punya anak ataupun yang masih hamil, buat persiapan nanti kalo anaknya udah lahir. kalo ada dana lebih, ya disarankan untuk beli kain panjang yang aku maksud. coba aja di googling.

Tangerang Selatan, 27 April 2014 19:57 WIN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s