Kaka… berdiri di kereta? kenapa enggak?

Sebentar lagi kaka usianya tiga tahun. terlalu banyak hal menyenangkan yang aku lalui bersamanya, juga termasuk hal-hal yang bikin ‘sedikit’ emosi. itu semua kulakukan karena aku menyayanginya (yaiyalah, masa ibu nggak sayang sama anaknya sendiri?)

saat aku melahirkannya, aku masih terikat kontrak sebagai guru di sebuah sekolah swasta tidak jauh dari rumah, begitu usia kaka menginjak kira-kira dua bulan, kontrakku habis dan tidak diperpanjang oleh sekolah (karena kinerjaku buruk sekali), padahal keadaan keuangan keluarga saat itu sangat tidak stabil. aku hanya bisa menjalani hidup dengan sisa-sisa saldo di rekening tabungan sementara suamiku bertugas untuk membayar beberapa cicilan hutang yang kami miliki.

hingga suatu hari, saat kebingungan itu ada

saat kesedihan itu singgah karena bingung bagaimana bisa terus menjalani hidup

saat suami harus pulang malam karena setelah bekerja harus mengajar les privat di daerah Bintaro

saat aku harus pergi barang dua atau tiga jam  meninggalkan anak demi mengajar privat

tiba-tiba ada telepon dari lembaga pendidikan non formal, panggilan menjadi guru di tempat tersebut, setelah akhirnya melewati beberapa kali tes, akhirnya aku ditetapkan sebagai salah satu guru di sana. saat bayiku masih begitu mungil aku sudah mulai membawanya ke tempat mengajar. kadang aku menitipkannya pada orang tuaku di rumah (dengan syarat ketika orang tua tidak ada kegiatan di luar). ada kalanya aku mengajar privat, kemudian langsung ke lembaga pendidikan non formal, sehingga begitu lama aku meninggalkan anakku di rumah.

tak lama berselang setelah aku menjadi pengajar dengan kisaran tarif 30 ribu per sekali mengajar durasi satu setengah jam, tiba-tiba ada telepon lagi, kali ini dari dosenku dan tanpa kuduga, beliau menawariku untuk bekerja di Jakarta Pusat.

Tuhan itu maha Adil. aku percaya. saat tiba-tiba aku menceritakan tawaran tersebut kepada suamiku, ia hanya terperangah. inilah jalan rezeki yang Allah tetapkan kepada kami. tanpa aku melamar pekerjaan di tempat tersebut, tiba-tiba ada panggilan. Di luar logika!

dan yang lebih membahagiakan lagi adalah ketika aku meminta izin untuk membawa anak ke kantor, atasanku tanpa berat hati menjawab, “iya…”

Kaka sebelum berangkat ke kantor

Kaka sebelum berangkat ke kantor

alasanku membawa anak ke kantor adalah karena ASI eksklusif, maka, saat semua orang di sekitarku mengkhawatirkan kami, termasuk suami, aku keukeuh untuk tetap membawa anakku ke kantor, dengan naik kereta!

bergaya di kereta

bergaya di kereta

masih bergaya di kereta

masih bergaya di kereta

seiring dengan pertambahan usianya, saat sudah diberi MP-ASI, aku mulai mengurangi intensitas membawanya ke kantor. namun hatiku galau seharian di kantor tanpanya. (gayaaaaa)

Berdiri di kereta? kenapa enggak....?

Berdiri di kereta? kenapa enggak….?

foto di atas diambil satu tahun yang lalu saat kaka ikut serta ke kantor. pulang kantor naik kereta jam 14.45 WIB dari stasiun tanah Abang. ketika tidak mendapat tempat duduk, Kaka senang berdiri–sekaligus merasakan sensasinya. kira-kira begini bahasa dewasanya: berdiri di kereta? kenapa enggak?

berdiri di kereta? kenapa enggak???

berdiri di kereta? kenapa enggak???

dan akhirnya intensitas membawanya ke kantor semakin berkurang dan berkurang. suami sudah mengingatkan A sampai Z tentang resiko membawa anak ke kantor dan akupun mulai memikirkan untuk akhirnya benar-benar tidak membawanya ke kantor  hingga akhirnya, tiba-tiba Kaka men-shutdown komputer milik atasanku!!! O-M-G…

finally, suami memberikan peringatan yang lebih, akupun merasa tidak enak pada atasanku dan pekerjaan di kantor semakin meminta perhatian lebih saat aku ditarik jadi tim IT sekaligus saat itu Kaka sedang senang-senangnya ‘bersekolah’ bersama neneknya yang aktif di PAUD di dekat rumah. akupun tidak membawanya ke kantor lagi, kecuali saat acara gathering kantor beberapa waktu silam.

walaupun ulang tahunnya bukan hari ini, tapi aku ingin mengucapkannya hari ini

‘happy birthday Kaka…’

Tangerang Selatan, 24 April 2014 17:26 WIB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s