Tas, benang dan Jarum patah

“Oh… my Janome’s needle!!!”

alias

“Oh…, jarum Janome-ku!”  sesalku saat melihat jarum janome yang mahal itu patah. dan satu jarum pentul harus rusak gara-gara nggak telaten jahit tas belacu kemarin. ini adalah episode menyedihkan saat harus kehilangan satu batang jarum janome…. oh….

it’s okay… buat pembelajaran di tahap selanjutnya.

Jadi…, kisahnya gini, pas kemarin itu membuat tas blacu, aku menggunakan jarum pentul untuk menyematkan busa pelapis dan kain belacunya, kemudian dijahit, nah beberapa saat setelah mulai menjahit, ada suara “tek” beradunya antara jarum dan jarum pentul, tapi aku masih cuek dan meneruskan, nggak lama kemudian….

“jtek”

JARUM-KU PATAAAAAAAAAAAAAAAH!!!

menyedihkan sekali…, ya sudahlah, mau diapain lagi, bentuknya udah kayak gini:

jarum janome-ku sayang...

jarum janome-ku sayang…

langsung aja ganti jarumnya dengan jarum janome abal-abal yang sempat kubeli di toko busa pelapis. jarum abal-abal ini harganya murce bo… cuma lima ribu perak per lusinnya.

habis sayang kalo mengganti dengan jarum janome yang asli bawaan dari mesin.

di atas juga ada benang-benang yang baru kubeli. sengaja beli yang merk astra biar awet dan nggak gampang putus pas udah dipakai untuk jahit kain (bahan).

semoga berikutnya tidak mengalami kejadian menyedihkan seperti ini lagi.

Jakarta, 9 Oktober 2013, 08:01 malam, waktu IDBC….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s